Home / Internasional / Lempar Bom Molotov ke Masjid Jerman, 3 Simpatisan Kelompok Kurdi Divonis 5,5 Tahun Bui

Lempar Bom Molotov ke Masjid Jerman, 3 Simpatisan Kelompok Kurdi Divonis 5,5 Tahun Bui

Lempar Bom Molotov ke Masjid Jerman, 3 Simpatisan Kelompok Kurdi Divonis 5,5 Tahun Bui – Pengadilan Jerman menjatuhkan hukuman penjara pada tiga partisan group Kurdi, PKK atas penyerangan suatu masjid. Ketiganya divonis penjara pada 3 tahun sampai 5, 5 tahun lantaran melemparkan bom Molotov ke masjid di Jerman selatan pada tahun 2018 waktu lalu.

Masjid asosiasi Muslim-Turki IGMG di kota Ulm itu di serang pada Maret 2018 oleh banyak partisan group teroris PYD/PKK, jadi bentuk tidak setuju atas operasi antiterorisme Turki di Suriah.

Sabtu (6/4/2019) , pengadilan distrik di Ulm menjatuhkan vonis penjara itu dalam persidangan yg diselenggarakan pada Jumat (5/4) waktu ditempat. Dua terdakwa yang lain memperoleh hukuman uji-coba pada enam bulan serta 1, 5 tahun dalam perkara yg sama. Pelemparan bom Molotov ke masjid di Ulm itu tak menyebabkan korban, akan tetapi masjid alami rusaknya gampang.

Group PYD/PKK serta organisasi-organisasi berlebihan kiri udah menyatakan mendalangi beberapa puluh serangan tahun yang kemarin yg membidik masjid-masjid Turki, dan toko toko serta asosiasi di berapa kota, termasuk juga di Berlin, Frankfurt, Hamburg, serta Aachen.

Group PKK udah dikatakan terlarang di Jerman sejak mulai tahun 1993, tetapi masih aktif dengan hampir 14 ribu pengikutnya berada pada negara Eropa itu.

Pemerintah Turki udah lama mengkritik otoritas Jerman lantaran tak ambil beberapa langkah serius pada PKK serta afiliasi Suriah-nya — PYD serta YPG — yg senantiasa memanfaatkan Jerman jadi basis buat penggalangan dana, rekrutmen serta kesibukan propaganda mereka.

PKK udah dikatakan jadi organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat serta Uni Eropa. Sepanjang lebih dari 30 tahun memperlancarkan perlawanan pada pemerintah Turki, PKK dikira bertanggung-jawab atas kematian lebih dari 40 ribu orang, termasuk juga banyak wanita serta anak-anak.

About admin